Wednesday, May 23, 2012

Fine Evening

Had one of the most hectic schedules since early morning until daylight. It was tiring, but went to Bhilick has refreshed my mind. Spent the rest of the evening with these weirdos, taking some (or many) silly pictures used Abbando's awesome cellphone, haha. We had too much fun and didn't realize when the sun went down, hehehe.



I'll see you guys again in another fine evening. Let's capture more and more awesome moments we have and treasure it :D

Monday, May 21, 2012

Love Confession?

Someday in the future, when my feelings towards you is not as big as it is now, when I don't have any crush to you anymore, when I have stop feeling those awkward beats around my chest, I want to tell you this,

"I used to have a crush on you, I used to feel so nervous when you were around."

Someday in the future, when we have become good friends without any weird feelings towards each other, I want to tell you that you had been one of the most important person in my heart. The one whom I used to always thinking all day long. And after that 'confession', we both will be laughing together, saying how stupid we were. Someday in the future... I will confess my love to you, when both of us have become good comrades without any special feelings towards each other. Someday in the future, I will tell you that you once became one of the most important person. That you once became my prince charming.

Sunday, May 20, 2012

Long Weekend

These past four days had been so much fun for me. I got to meet my friends whom I had not seen for quite a while, such as my childhood friends and my highschool friends :D 

Thursday, May 17th
I went to Cilandak Town Square with my childhood friends, Kartika and Ema along with my parents and cousin.


We got to play with my niece, Kanaya, who is only one year old. She's very cute and hyperactive. It was fun to see her running to many places by herself due to her curiosity, hehe. 

Saturday, May 19th
I went to Ancol beach with Putri and Dewi. It's been a while since I met Dewi because she goes to different college. We didn't ride our own car so we had to take Transjakarta. We didn't know that there's free bus in Ancol for those who don't bring their own transportation, so we took a walk to reach the beach. It's a long journey, but we discovered many beautiful gardens and places. We eventually reached the beach though, and it was nice to feel the sea breeze again. :)


Well, I hope you have wonderful weekend too. Jaa~ 

Tuesday, May 15, 2012

20th~ Finally

Saturday, May 12th, 2012
Hari itu, saya tanpa ada dugaan apapun datang ke Mabit Nurul Fikri untuk acara pembukaan Mabit Intensif 2012 setelah sekian lama nggak bersilaturhami kesana. Dan disana, tiba-tiba kawan-kawan Mabit datang dengan sebuah kue blackforest besar. Saya cuma bisa bengong karena jujur aja, saya nggak menyangka hal itu sama sekali secara udah lama banget nggak ke Mabit, so the surprise was successfully surprised me. Usut punya usut, ternyata mereka merencanakan untuk ngerjain saya di acara Pembukaan itu, tapi karena beberapa kondisi, rencana itu dibatalkan, haha. Thank God :P Anyway, Thank you so much, especially Mami Fitri for baked the cake. XD


Sunday, May 13th 2012
Hari Minggu-nya giliran beberapa kawan dari PSM yang datang ke rumah. Mereka memang sudah bilang kalau mau datang, jadi saya nggak merasa surprise atau apa. Tapi, hal yang saya tidak duga adalah mereka membawa kue ulang tahun vanilla. Bukan apa-apa, kejutan dari sebelumnya nggak membuat saya menduga mereka untuk membawakannya juga. Saya kira mereka cuma akan membawa beberapa makanan kecil seperti biasa dan bukannya kue ulang tahun dengan lilin begitu, hehehe. Dan lagi-lagi, saya cuma bisa bengong sambil salah tingkah di keadaan seperti itu, haha. Thank you so much!! I feel so blessed :D


Saya berkali-kali bersyukur atas garis-garis takdir yang dipertemukan Allah kepada orang-orang ini. Dan yang terpenting, kepada Orangtua yang mempercayai saya untuk mengeksplorasi diri sebebas-bebasnya sehingga saya dipertemukan dengan orang-orang hebat... :')

May 12th, 1992...
.... was the time I born on this earth. Mama selalu bercerita bagaimana dulu Dokter memberitahu Beliau agar tidak berharap banyak pada saya yang saat itu terlahir prematur: 8 bulan, dengan kondisi tubuh belum sempurna dan sangat lemah. Dokter bilang, saya mungkin tidak akan bertahan hidup untuk waktu yang lama.

Time flies~
I'm 20 years old now. I'm totally legal. Meninggalkan umur belasan tahun memberikan perasaan yang agak nyesek sedikit dalam diri saya, hehe. Saya merasa belum melakukan apa-apa selama ini dan cuma bisa nyusahin orang doang. Mencapai usia ini juga membuat saya banyak merenung dan introspeksi diri. Melihat ke belakang membuat saya tersadar betapa bodohnya saya karena begitu banyak waktu yang saya buang untuk menunda-nunda karena merasa masih ada waktu. Dan tiba-tiba... DANG!! Saya berumur 20 tahun, tanpa saya menyadarinya. Ternyata benar, bahwa dunia itu adalah perjalanan yang teramat singkat.

Banyak yang bilang, jangan memandang ke masa lalu terus, itu akan menghambat kita menuju masa depan. Menurut saya, justru kita harus selalu melihat ke belakang untuk mengingatkan kita lagi kesalahan apa yang kita telah lakukan supaya kita tidak melakukannya lagi di masa depan. Experience is the best teacher, indeed. Asal jangan berlarut-larut dan kelamaan galau karena ingat masa lalu :P

Allah has give me a chance to live a bit longer. A chance to change myself to be a better person. I should be grateful for that. I should be grateful for everything He gave to me.

Friday, May 11, 2012

Aku Ingin Bebas

Aku ingin menjadi ikan
Ia bisa mengelilingi samudera
Tanpa memerlukan kapal

Aku ingin menjadi burung
Ia bisa terbang ke mana saja
Tanpa memerlukan pesawat

Aku ingin kemana-mana
Aku ingin bebas
Aku ingin melihat dunia

Wednesday, May 9, 2012

Sebuah Kapal Penyeberangan

Assalamualaikum. Wr. Wb.

Hallo, apa kabar? Kabar Gue? Hmmm.... So far so great! :D

PSM UIN Jakarta goes to Theater!!
Dua hari ini, gue bersama beberapa teman PSM disibukkan dengan kegiatan pementasan teater Kapal Penyeberangan Hukla yang diadakan di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki. Teater ini memakai konsep dramatisasi puisi, dan merupakan teater puisi pertama yang digelar di Indonesia. Puisi-puisi yang di-teater-kan adalah karya Om Leon Agusta, dipersembahkan untuk Chairil Anwar dan Asrul Sani, dua penyair legendaris. Om Leon sudah berumur 74 tahun, Beliau sudah mengalami banyak asam manis hidup mulai dari masuk penjara, mengembara dunia, dan sebagainya. Kapal Penyebrangan Hukla sendiri mengambil tema pemerintahan negara yang dari tahun ke tahun malah semakin edan. Beberapa puisi dinyanyikan, beberapa di-dramatisasikan. Kesempatan untuk bekerjasama bersama aktor yang gue idolakan, Teuku Rifnu Wikana, benar-benar tak terungkapkan lagi betapa senangnya. He's a very humble person, and very funny too. Juga kak Rahayu Saraswati, aktris teater yang sudah berakting di berbagai pertunjukkan luar negeri, tapi baru memulai debutnya di dunia teater pada pementasan Kapal Penyebrangan Hukla ini. Salah satu puisi yang gue ingat adalah:
Bang Wika and Kak Saras in action!!
"Di Jakarta... Gedung-gedung pun menjelma jadi pohon raksasa... 
Megapolitan hanyalah nama lain dari keangkuhan disini."

Bang Wika and Kak Yuyun with Taboosay Body Motion in action!
Lalu ada lagi Kak Yuyun, penari bersuara emas yang langsung menggetarkan jiwa begitu menyanyi. I forgot her real name because it's a long name, hehe. Dan aktor-aktor teater hebat lainnya yang nggak bisa gue sebutkan satu-satu. I learned so many new things. It was a fun and brilliant experience. Mereka semua jauh lebih dewasa dan berpengalaman sehingga membuat Gue yang notabene masih mahasiswa ingusan merasa seperti anak kecil nyasar setiap kali datang latihan, but none of them treated me nor my friends like kids. Mereka semua sangat ramah dan bersahabat dan nggak segan berbagi ilmu pada kami yang jelas masih sangat amatir dalam dunia akting, hehehe.

With all crew of Theater Kapal Penyeberangan HUKLA!
Seni selalu menarik. Seni apapun itu, ketika kita mencoba mendalaminya, kita akan menemukan keindahan yang membuat kita terpana dan ketagihan. Musik, teater, puisi, dan sebagainya. Ketika mereka disatukan, sebuah mahakarya yang hebat akan muncul. Alhamdulillah, pementasan ini mendapat apresiasi yang baik dari khalayak. Alhamdulillah, karena telah mendapat kesempatan untuk menjadi bagian darinya. It was fun! One of the most unforgettable moments in my life! Thanks Kak Gilas!

The journey still long. So many new lessons are waiting ahead to learn. I'll catch you in another story.

Wassalamualaikum. Wr. Wb.

Sunday, May 6, 2012

Menunggu Tanda

Saya sudah menyimpannya cukup lama hingga terasa sesak. Di dalam setiap sujud raka'at terakhir pada Allah, saya selalu memintanya menunjukan tanda jika itu memang yang terbaik. Agar saya tahu bahwa tidak apa-apa bagi saya untuk terus menyimpan hal itu, jika hal itu memang yang ditakdirkan untuk saya. Tetapi, jika hal itu hanyalah salah satu nafsu sia-sia belaka yang takkan membawa kemanapun, saya memohon padanya untuk menghapuskannya dan membebaskan saya dari rasa sesak yang tidak menyenangkan ini. Saya tidak berhenti meminta. Saya tidak berhenti memohon. Dan Allah Maha Tahu, kawan, karena ia menunjukkan tanda-tanda itu. Tanda-tanya yang menguatkan keyakinan bahwa hal yang kusimpan selama ini hanya sia-sia belaka. Namun, tanda itu berubah-ubah, membimbangkan hati. Entahlah. Saya rasa aku akan terus mengikuti skenario-Nya dan melihat kemana hal yang saya simpan akan membawa saya. Apapun itu, saya yakin adalah yang terbaik.