Monday, March 14, 2011

College, 2nd Semester, and Task...

Hey there, blog...

My 2nd semester in college already started about three weeks ago. I thought I would have an easy time as I had in the 1st semester, but I was wrong. Most of my new college lecturers are less kind than the ones I met in semester 1. They are hard to deal with and very strict about so many things. Even on the first day of college, those lecturers ordered us to buy many books and do so many tasks. Fyi, I didn't have any books in semester one except a notebook to write the lessons. But this time, every subject has its own material books. Since I have ten new classes for semester 2, I have to buy so many books because some lecturers want more than just one material book. Oh dear... my wallet~

 

Well, college is not that bad, actually. I've decided to be more focused in semester two, so I pay more attention to most of every subject. These new lessons are not too hard to understand. And I got a very cool lecturer in Kalam Science. He's an excellent writer. My new Arabic lecturer is better than I had in semester one too. Even though I still couldn't understand many things in that lesson, this new lecturer has a better way of teaching than the old one. Hopefully, my Arabic lecturer in semester one never read this 😆

 

What else? Hmm... The sun has been unfriendly these days, right? It shines too bright, and the weather is too hot sometimes. I miss the rainy season. I gotta go now. I'm going to accompany my mom to buy some household needs. And I have some homework to do. So, I'll see you next time. Jaa nee... 

Saturday, March 12, 2011

Tsunami dan Gempa di Jepang

Kemarin, 11 Maret 2011, matahari masih bersinar seperti biasanya. Di Jakarta, tempat gue tinggal, semua normal. Jalanan ibukota masih tetap macet. Orang-orang masih tetap sibuk bekerja, sekolah, atau melakukan kegiatan di rumah masing-masing. Awan pun tidak terlihat mendung sejauh ingatan.

Sekitar jam setengah 2 siang kalau tidak salah, seluruh dunia dikejutkan oleh sebuah berita gempa dan tsunami. Segera saja gue mencari channel berita yang menayangkan berita tersebut. Gempa berkekuatan 8.8 SR dan tsunami itu ternyata menyerang negara Jepang.

Gue merinding melihat kejadian langsung yang ditayangkan di TV itu, saat air laut secara tidak peduli menghantam pantai timur Jepang dan merusak segala hal di depannya. Melihat orang-orang disana panik dan bertahan dalam gempa yang terjadi selama kurang lebih 2 jam itu. Mengerikan, hanya melihatnya dari TV saja, gue merasa ngeri. Terjadi beberapa tsunami susulan yang sepertinya tidak puas menghancurkan rumah dan bangunan-bangunan.

Ada beberapa peringatan yang mengatakan beberapa negara termasuk Indonesia harus bersiap siaga karena mungkin saja tsunami dan gempa itu akan mendatangi kami setelah Jepang. Lebih dari 1.000 orang diyakini tewas dalam gempa besar dan Tsunami yang melanda sejumlah besar daerah pesisir Pasifik Jepang utara.

Shock. Karena Jepang adalah negara yang sangat gue sukai. Beberapa idola berasal dari sana. Gue dengar sampai saat ini, masih terjadi beberapa gempa dan peringatan-peringatan tsunami di Jepang sana. Pada saat seperti ini tentu saja yang bisa kita lakukan hanyalah berdoa, meminta pada Allah SWT untuk melindungi kita semua. Gue sangat sangat sangat menyukai Jepang dan berharap bisa datang kesana suatu hari. Gue berharap semua ujian ini segera berlalu dan semuanya kembali baik-baik saja. Ya Allah, we are nothing but dust in this big world. Guide us to the right way, save us, and please forgive us. I sincerely pray that people in Japan will be okay and everything will be back to normal again. Tak ada siapapun melainkan Engkau yang bisa mengembalikan segalanya seperti semula. Kendalikan laut-Mu dan ampunilah kami semua. Hanya kepada-Mu kami meminta dan hanya kepada-Mu kami memohon pertolongan. Amin...

رَبَّنَا آَتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Thursday, March 10, 2011

Dreamer - Hey!Say!JUMP (Lyric and Translation)


Lyric: Kota Yabu
Song by Hey Say JUMP

Smile egao de ireru 
I am able to smile 
anohi nagashita namida ga arukara
because I have tears of that time
Tooku ni kikoeteru yume ga 
I can hear my dreams 
boku wo yonderu
calling me from far away

Time toki ga nagarete
Time flowing past,
keshiki ga kawari otona ni naru mae ni
and sceneries changing, before I become an adult
Koko ni iru akashi
Let's create proof
boku to kizande yukou
that we exist here now

Hitori de kakaekonnda mochikirenai fuan mo
Even the worries you have that you couldn't hold onto by yourself
Mite goran kimi no chikara ni naritai bokutachi ga soba ni iru yo
Look around, you have us who want to help you out near you

Me no mae no doa hirakou
Open the door in front of your eyes
Atarashii sekai ni ima ai ni yukou
go meet the new world
Kimi to boku de,
You and Me
Yume wo tsukami torou
Let's grab our dreams
Kokoro naki warai, onaji toki, 
My heart cried and smile
issho ni sugoshita kimi ga iru
I have you who went through the same moments as me
Kibou no pi-su atsumareba
If you collect the pieces of hope
hikari, egao, hora pi-su ni naru yo
(there is) light, smile, see it becomes peace

Nakigao no kaerimichi
Going home with a crying face
Yozora ni ukabu tsuki no you ni
Like the moon in the night sky
Miagereba kimi ni eeru wo okutteru bokutachi ga
If you look up, we are there
soba ni iru yo
sending you a shout-out

Me no mae no doa hirakou
Open the door in front of your eyes
Atarashii sekai ni ima ai ni yukou
go meet the new world
Kimi to boku de
You and Me
Yume wo tsukami torou
Let's grab our dreams
Kokoro naki warai, onaji toki
My heart cried and smile
issho ni sugoshita kimi ga iru
I have you who went through the same moments as me
Kibou no pi-su atsumareba
If you collect the pieces of hope
hikari, egao, hora pi-su ni naru yo
(there is) light, smile, see it becomes peace

Yume wo miru kimochi de (Believe my way)
With the feelings of seeing a dream (Believe my way)
Kimi wa kagayaku (Don’t stop shiny dream)
You are shining (Don’t stop shiny dream)
Itsudatte bokura mo (yeah yeah yeah)
Us too will always
Yume de kagayaku yo
be shining in our dreams

This is probably one of the best song+lyrics I ever found. Yabu Kota-san, you're such a lovely and genius for creating such a wonderful song

Happy Birthday Kiki Riski Ananda!

Kemarin, tanggal 10 Maret 2011 adalah ulang tahun sahabat sepanjang masa, Kiki Riski Ananda. WOOOHOOOOOO.... You're turning 18. You're officially an adult now. Well, gue mau nostalgia sebentar selagi kita berbicara tentang ulang tahun ini. We became friends when I transferred to your school during the 6th grade in elementary school. So, we've been best friends for 7 years. I can't believe both of us are officially adults now. Do you remember in our 6th grade, we both were addicted to Animal shows on TV? Kita berdua dulu sering main "beburu hewan" kayak di Wild Animal. Kita berburu kucing di sekitar sekolah, yang kita anggap singa 😂

And after we graduated from elementary school, we both entered the same junior high. Which makes our friendship stronger. Dan SMP ini pun menakdirkan kita untuk bertemu another bunch of weird people: Ema, Kartika, Revina, Dianti, and Mara (even though she's not in the same school, she became one of our precious friends). 

Yesterday, we can't do something big for your birthday, so we bought two cupcakes and brought them to your house at night. Hehe, an ordinary birthday surprise but that's true from our heart. Kiki, we hope you have all the happiness and may all the best go with you. We love you very much. HAPPY BIRTHDAY! <3


Saturday, March 5, 2011

Nobuta Wo Produce (Jdrama)


I just watched Nobuta Wo Produce. It was sooooo good. Dorama ini diproduksi tahun 2005, dan gue baru menontonnya di 2011. Iya, memalukan, telat abis, kemana aja selama ini? Silahkan tertawa. Gue yakin kalian semua yang penggemar dorama pasti udah nonton, secara dorama ini termasuk dorama yang hits banget di Jepang sana. Well, gue tetap akan membuat review tentangnya. Dorama ini diperankan oleh tiga aktor besar Jepang, Kazuya Kamenashi, Tomohisa Yamashita, and Maki Horikita. No, it's not about love triangle between the three of them. Well, I thought it was about that, but appearantly it's not. Okay, let's move to the story....

Tersebutlah seorang cowok kelas 2 SMA yang sangat popular di sekolahnya, yaitu Shuji Kiritani (Kazuya Kamenashi). He's handsome and get along well with everyone. From the jerks to the nerds to the just plain weirdos. Shuji adalah teman yang diinginkan semua orang. Tapi, ada satu orang yang dia tidak suka dan berusaha sebisa mungkin dia menghindari orang itu. Teman sekelasnya, Akira Kusano (Tomohisa Yamashita). Bagi Shuji, Akira adalah sosok remaja yang menyebalkan dan absurd tingkat tinggi. Awalnya gue kira Akira pemabuk karena cara dia ngomong kayak orang yang udah kebanyakan pakai obat-obatan, hahaha. Bukan cuma Shuji yang nggak mau dekat-dekat dengan Akira, tapi hampir semua orang di kelas dan sekolahnya mengabaikan Akira, meski cowok itu sering sok akrab dengan Shuji dan yang lainnya. Kayaknya sih Akira nggak sadar kalau semua orang tidak menyukai dia. 

Segalanya mulai berubah saat seorang murid baru pindah ke SMA tersebut dan sekelas dengan Shuji dan Akira. Seorang gadis bernama Nobuko Kotani (Maki Horikita). Dia adalah cewek teraneh yang pernah Shuji temui. Penampilannya seperti dikelilingi aura gelap, rambutnya menutupi wajahnya, dan ia tidak bisa tersenyum. Caranya berbicara tidak jelas dan terbata-bata, dan selalu menundukkan kepala, seolah dia takut dengan hal-hal di sekelilingnya. Begitu datang, Nobuko yang sangat lemah tersebut langsung jadi target bullying oleh anak-anak di sekolah. Setiap hari ia ditindas oleh genk cewek-cewek preman, dan Nobuko hanya diam menerima semua perlakuan itu. 

Hal ini menarik perhatian Shuji dan Akira hingga suatu hari kedua cowok ini secara kebetulan menolong Nobuko dari tindasan teman-temannya. Tiga remaja ini pun berkumpul di atap sekolah, tempat yang nantinya akan jadi markas mereka. Shuji yang tidak tahan melihat Nobuko yang begitu lemah, menawarkan diri membantunya untuk bisa berteman dengan anak-anak di sekolahnya. Lebih dari itu, Akira mengajak Shuji untuk membuat Nobuko menjadi anak terpopuler di sekolah dan mengubahnya menjadi perempuan yang lebih 'normal'. Shuji dan Akira pun memberi nickname untuk Nobuko, yakni Nobuta (dalam bahasa Jepang, buta berarti babi. Nobuko yang menyukai hewan babi, menyetujui nickname ini). Shuji dan Akira pun membentuk sebuah aksi yang mereka namakan "Nobuta wo Produce" atau "Producing Nobuta". Mereka berniat mengubah diri Nobuta yang lemah dan tak bisa bergaul ini menjadi perempuan popular yang diterima semua orang. Dengan kata lain, mereka berniat memproduksi Nobuta. Dan dari sinilah, tanpa ketiganya sadari, persahabatan mereka dimulai.

"Nobuta wo Produce" tentu saja adalah projek rahasia. Shuji menegaskan pada Akira dan Nobuta bahwa ia hanya akan bicara dengan mereka di atap untuk membicarakan gerakan-gerakan yang berhubungan dengan projek mereka bertiga. Diluar dari itu, ia akan bertingkah tak acuh dan tidak peduli seperti biasa. Ia tidak mau teman-teman sekolahnya tahu kalau ia berhubungan dengan manusia-manusia aneh seperti Akira dan Nobuta. Belakangan, Shuji, Akira, dan Nobuta sering menghabiskan waktu bersama di atap sekolah maupun luar sekolah. Merencanakan kegiatan dan gerakan untuk mengubah Nobuta, mulai dari penampilan hingga caranya bersikap agar tidak menakutkan orang lain. Dan seiring dengan kebersamaan mereka, Shuji, Akira, dan Nobuta saling mengenal sifat masing-masing lebih dalam. 

Shuji yang popular dan disukai banyak orang, ternyata adalah pemuda yang selalu berbohong ke teman-temannya dan dirinya sendiri agar tidak menyakiti perasaan mereka. Berpura-pura senang, tertawa, dan tak pernah mengeluhkan apapun agar ia bisa menjaga popularitasnya di depan banyak orang. Namun, siapa sangka ia justru paling bisa jadi diri sendiri saat bersama dengan Akira dan Nobuta. Ia bahkan memberitahu tanggal ulang tahunnya kepada Akira dan Nobuta, padahal tak satupun temannya di sekolah mengetahui ulang tahunnya. Hal yang tidak pernah diduga oleh Shuji sebelumnya, bahwa dua orang yang dulu paling dia anti untuk dekati, justru nantinya akan menjadi sangat berarti baginya.

Sementara itu, Akira Kusano, cowok aneh yang selalu mabuk karena kebanyakan minum susu dan cari perhatian, slengean, slebor, ternyata adalah anak orang kaya yang lebih memilih hidup dengan pamannya karena tidak mau mengambil alih bisnis keluarga. Akira sangat setia kawan dan sangat peduli terhadap Shuji dan Nobuta. Tak peduli meski Shuji sering mengatakan bahwa mereka tidak berteman, ia menganggap Shuji adalah sahabatnya yang berharga. Dan ia sangat menjaga Nobuta.  Bahkan, Akira selalu mendahulukan Shuji dan Nobuta dibanding dirinya sendiri. Bisa dibilang, Akira lah yang paling mengerti sifat dan perasaan Shuji dan Nobuta. 

Dan Nobuko Kotani alias Nobuta, ternyata memiliki masa lalu yang pahit. Sudah sejak kecil ia ditindas oleh orang-orang di sekitarnya sehingga ia tak percaya lagi pada siapapun. Ia selalu memandang dunia dan sekitarnya dari sisi negatif dan pesimistis. Namun sejak mengenal Shuji dan Akira, ia pelan-pelan mulai berubah. Untuk pertama kalinya ia punya teman. Persahabatan ketiga 'K' ini (Kiritani, Kusano, and Kotani) adalah persahabatan yang sangat-sangat unik dan menarik yang pernah gue tonton, terutama hubungan antara Shuji dan Akira. Persahabatan mereka yang pelan-pelan terbentuk dari episode awal hingga akhir, ditambah dengan kehadiran Nobuta, dan cara mereka berdua dalam membuat gadis ini survive dan bahkan menjadi cewek paling popular di sekolah sangat-sangat seru untuk ditonton. Tentu saja, bukan hal yang mudah untuk membuat Nobuta terkenal karena ada orang-orang yang selalu berusaha mengacaukan rencana mereka dan berusaha menjatuhkan Nobuta, bahkan menghancurkan persahabatan ketiga remaja ini. 

There are times when Akira realizes that he has a crush on Nobuta, but Nobuta finds herself having a crush on Shuji, and Shuji, who doesn't really know what love is, doesn't really know what's going on around him. In fact, he has never been in love. Sure, there is some love triangle, but the drama wasn't all about such a thing. I really like Akira's character. No matter how many times Shuji and Nobuta hurt him, he still think of them as his precious friends and takes really good care of them because he knows Shuji and Nobuta didn't hurt him on purpose. Konflik yang dibawakan di setiap episodenya sangat-sangat tak terduga. "Unveiled here is the story of a true friendship between three unlikely candidates who would not have been friends if not given the special circumstances..." It's not exaggerated to say that Nobuta wo Produce is one of the best Japanese doramas I've ever watched. 

Every episode has so many lessons. So many laughs and tears, but it's not a tear of sadness. I cried a lot when I watched it because there is so much happiness here. 

Ada review di Tumblr yang secara sempurna menggambarkan perasaan gue saat nonton dorama ini

"I can't really explain how it feels. You won't be sorry that you watched this show. You won't be sorry that it moved you this much. And I really, really think it will move most of you. If you let it. Nobuta is a show that asks you to open your heart to what it has to say about love. If you do that, I really think it will touch you, in a truly unforgettable way."


Monday, February 28, 2011

GOKUSEN 2 (Jdrama)


Akhirnya gue menonton Gokusen 2. I've told you that the Gokusen series is one of the best doramas I've ever watched. One of my favorites. The 1st and 3rd season of Gokusen was great, and the 2nd season was excellent too. You can read the review of Gokusen 1 and Gokusen 3. The main story is still pretty much the same. Kumiko Yamaguchi (Yukie Nakama) gets another class of boys who are delinquents, always cause trouble, and refuse to believe or respect their teachers.

The Story
Setengah tahun berlalu sejak Shirokin Gakuin resmi ditutup. Sawatari telah menjadi Kepala Guru di sebuah SMA cowok ternama: Kurogin Gakuin. Tapi, ada satu kelas buangan di sekolah ini. Kelas 3-D. Kelasnya sendiri terletak di gedung yang berbeda dari gedung utama Kurogin karena kelas ini berisi anak-anak nakal yang tidak pernah menaruh hormat pada guru dan selalu membuat masalah. Suatu hari, wali kelas 3-D terluka dikarenakan anak-anak kelas 3-D berkelahi, dan akhirnya wali kelas tersebut mengundurkan diri. Sawatari pun berkewajiban menemukan wali kelas pengganti untuk mengawasi kelas 3-D yang waktunya hanya tinggal 3 bulan lagi hingga masa kelulusan. Ia meminta Departemen Pengajar mengirimkan seorang guru laki-laki yang jago karate, kuat, dan besar untuk dikirim ke Kurogin agar bisa menangani kelas 3-D. Namun, karena ketidaksengajaan yang absurd, data pengajar laki-laki itu tertukar dengan data Kumiko Yamaguchi aka Yankumi. You know, that zealous teacher.

Yankumi yang belakangan telah menjadi guru TK dan baru saja dipecat, dengan senang hati datang ke Kurogin karena mimpinya memang menjadi guru SMA. Meski awalnya kaget, namun karena kepala direksi Kurogin, Ginji Kurokawa, justru memuji Sawatari yang berpikir anak kelas 3-D tidak akan macam-macam terhadap guru perempuan, Sawatari membiarkan Yankumi menjadi wali kelas mereka. Ia mengingatkan agar Yankumi menjaga rahasia bahwa ia adalah cucu tunggal dan pewaris ke-4 keluarga Yakuza, Oedo. Karena jika tidak, Yankumi dan Sawatari akan dipecat. Yankumi kali ini mendapati bahwa ada seorang murid kelas 3-D yang sudah lama tidak masuk, yaitu Ryu Odagiri (Kazuya Kamenashi). Sekolah mengizinkan Ryu tidak masuk dengan janji tetap memberinya kelulusan karena pengaruh Ayah Ryu sangat kuat di sekolah. Ryu dilarang ke sekolah oleh orangtuanya semenjak perkelahiannya dengan Hayato Yabuki (Jin Akanishi), pemimpin di kelas 3-D.

Sebenarnya, Ryu dan Hayato adalah sahabat sejak kecil, namun karena suatu alasan, Hayato menganggap Ryu berkhianat dan mereka pun tak pernah bicara lagi. Hayato bersikap seolah ia benar-benar membenci Ryu, dan anak-anak kelas 3-D pun mengucilkan Ryu. Hanya Takeda yang mengkhawatirkannya karena Takeda juga sahabat Ryu dan Hayato sejak kecil. Yankumi tak bisa mendiamkan hal ini. Ia tak bisa membiarkan murid-muridnya yang sebentar lagi lulus, mengucilkan Ryu. Dan ia juga tak bisa membiarkan Ryu kehilangan masa-masa SMA-nya. Ia berusaha membuat Ryu kembali ke sekolah, meski Ryu mengatakan ia tak peduli lagi dengan sekolahnya. Yankumi berusaha memperbaiki persahabatan Ryu dengan Hayato dan kelas 3-D.

Hubungan antara Ryu dan Hayato menarik sekali untuk dilihat. Chemistry mereka berdua sebagai sahabat dan rival sangat baik diperankan oleh Kame dan Jin. Mungkin karena dua aktor ini memang berteman baik di kehidupan nyata, secara keduanya adalah anggota dari salah satu boyband terkenal di Jepang, KAT-TUN (Akanishi is a former member now). Ryu dan Hayato berbeda karakter, tapi sifat serta kebiasaan mereka nyaris sama, dan mereka tidak mau kalah dari yang lain. Gokusen 2 ini ceritanya lebih mengadaptasi dari komiknya dibanding Gokusen 1. 


These are my favorite quotes in Gokusen 2.

Yankumi: You mean that girl has a future, and you don’t, so that's why you don’t care what will happen to you? Of course, there’s something wrong. Such a thing, it’s just s small obstacle in life. That girl has a future, and so do you.

Tsuchiya: There’s a difference. 

Yankumi: You guys aren’t different! 

Tsuchiya: I can’t compare to her!

Yankumi: Why must one be compared to the other? Your future and her future are equally important. Your opportunities are equal.

Episode di Gokusen 2 ini adalah yang paling sedikit dibanding Gokusen 1 dan 3. Cuma 10 episode, dan tanpa episode special. Hanya ada special reunion episode, dimana para pemain Gokusen 2 berkumpul lagi dan saling membicarakan adegan-adegan di Gokusen 2. Btw, if you love Japanese dorama, this one is really recommended. Cerita di setiap episodenya tetap penuh dengan adegan-adegan lucu, and if you love Gokusen manga, Gokusen 2 ini benar-benar banyak mengambil cerita dan adegan dari komiknya. 


PS: I think I can't really decide which season of Gokusen that I love the most. Since three of them are good and funny and full of handsome boys, hehehe... But, if I had to choose, my favorite season is the 3rd.

Thursday, February 24, 2011

Holiday and Gokusen Manga

Hey there~

I'm still on my college holiday. Four days are left for the holiday, and my 2nd semester starts next week. Time flies faster than I thought. My sleep time has been totally messed up during the holiday. Night turns into day, and day turns into night. Seriously, I've been staying up all night long. Usually, I spend those time watching Japanese dorama and being online. I really need to fix my sleeping time since it's getting closer to the end of the holiday. I think I'll sleep normally again starting Saturday. Anyway, this holiday is so dull. I thought it would be great to have a long holiday, like a month. I thought I would have so much fun. I was wrong. I am totally stuck in my house. I almost have nothing to do, which sucks. Well, I went to NF a few times to meet my Mabit friends, and I had good times there, but I can't go to Mampang every day for some reason. I did meet up with my best friend from high school, Danty, who goes to the University of Diponegoro in Semarang, so we can only meet on holiday. But that's just once, since her house is too far from my house, even though we live in the same city, I can't see her as much as I want to. Oh, last week I went to Car Free Day with my friends Maya and Fahda. You know, a cycling event in Jakarta which is held once every two weeks. It was fun. My friends and I were biking from Kuningan to Monas. My bike was really slow because there was something wrong with the wheels. But that was fun. It's been a while since my last exercise, so my body felt so tired, and I couldn't move my legs after that. Hahaha, how lame.


That was a little bit about how my holiday was. Hmm... what else to say yaaa?

The Gokusen manga

But the storyline was totally different. Yankumi's character is a bit different from the dorama. She's more tomboyish, unlike Yankumi in the drama, who's kind of feminine and girly sometimes. What I love the most about this manga is the presence of "The Young Master Red Lion," aka Shin Sawada. Apparently, he got that nickname from Yankumi's Yakuza family because they really liked Shin and thought Shin was fit to be the next Yakuza leader if Yankumi won't take that role. The manga was as funny as the live-action, but the relationship between Shin and Yankumi looks way cuter here than in the live-action. It's a teacher x student where the student is in love with his teacher, so it may not be everyone's cup of tea, tho I wish this pairing existed in the dorama because the Gokusen live-action was really good, but there were not many ShinKumi's romantic scenes in it. Even though in the last episode, Shin said to Shinohara-san that he likes Yankumi romantically. But that's it. Shin didn't appear in the 2nd and 3rd seasons. Well, that's okay. Anyway... the manga was telling about more than just Yankumi's life with the students. It also tells about the Yakuza family's problems and cultures, which is funny sometimes. And Shin is also funnier. It was funny when Shin really tried to reach Yankumi's attention by following some weird advice from Yankumi's uncle (I forgot his name), who knew Shin's feelings towards Yankumi. You can't find those parts in the live-action.


Anyway, this manga is really recommended. Hehe, since the storyline is so different from the live-action, you will still be surprised. And seriously, Shin Sawada is freaking gorgeous 💕


Yankumi and Sawada Shin in Yakuza style
"The Young Master Red Lion"
Yankumi with her students, Shin, Kuma, Uchi, Noda, and Minami

Nah, that's all for today. I really need to sleep now because I haven't sleep at all since last night. Bye-bye..